SBOBET ASIA

Prediksi Bola & Jadwal Terupdate

Duh Sultan Mah Bebas Puluhan iPhone Hanya Untuk Hiasi Lantai Keramik

2 min read
Duh Sultan Mah Bebas Puluhan iPhone Hanya Untuk Hiasi Lantai Keramik

Duh Sultan Mah Bebas Puluhan iPhone Hanya Untuk Hiasi Lantai Keramik

Duh Sultan Mah Bebas Puluhan iPhone Hanya Untuk Hiasi Lantai Keramik

KEMBARQQ Duh Sultan Mah Bebas Puluhan iPhone Hanya Untuk Hiasi Lantai Keramik Memiliki smartphone dengan merk Apple alias iPhone memang menjadi idaman bagi setiap orang, khususnya para milenial. Bagaimana tidak, dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan smartphone merek lain, iPhone menawarkan berbagai keunggulan yang tidak dimiliki merk lain, salah satunya ialah kesan mewah yang ada padanya.

Namun ada-ada saja kelakuan seseorang yang bikin geleng-geleng kepala ini, alih-alih menggunakan iPhone sebagai alat komunikasi dan gaya, dirinya malah menggunakan puluhan iPhone untuk digunakan sebagai lantai keramik.

Kisah menggelitik ini dibagikan oleh seorang netizen dengan akun bernama Rinto Sakir, unggahannya itu seketika menjadi viral di media sosail Facebook setelah mendapatkan lebih dari 1.800 Like dan puluhan komentar dari netizen.

Ternyata postingan tersebut setelah ditelusuri pertama kali viral melalui media sosial populer di China, Weibo. Puluhan iphone itu nampaknya memang sengaja dijadikan sebagai 3 anak tangga yang berada di depan ruko, anak tangga tersbut dipenuhi dengan iPhone keluaran lama dan beberapa iPad di sampingnya.

Jenis iPhone-iPhone tersebut diketahui merupakan iPhone 4 hingga iPhone 8 series. Tapi sayang, walaupun kelihatannya sangat mahal, puluhan iphone itu disusun secara tidak

DIBACA JUGA: Usia Tak Jadi Halangan Berikut Kisah Sukses 5 Perempuan Pesohor Dunia

Seketika para netizen langsung mengomentari postingan yang nyeleneh itu karena dinilai anti mainstream dan buang-buang duit.

“Lihat kayak gini kok ginjalku serasa bergetar ya,” balas Rofik Alfian.

“Apakah ini hasil karya dari seorang sultan yang kekurangan keramik? Niat banget lah,” tulis Handika Lukman.

“Horang kaya mah bebas,” komentar Alwi Mihariza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *