SBOBET ASIA

Prediksi Bola & Jadwal Terupdate

Temuan Tank Di Merauke. Arkeolog : Sengaja Ditimbun Belanda.

2 min read
M4 Sherman

M4 Sherman

Temuan Tank Di Merauke. Arkeolog : Sengaja Ditimbun Belanda.

KembarQQ.net – Pemerintahan pendudukan Belanda di Papua pada 1945 – 1962 pernah menempatkan skuadron tank di Kabupaten Merauke.

Ketika diwawancarai Kembarkiukiu.com, Hari Suroto selaku Peneliti Balai Arkeologi Papua mengatakan. “Tank yang ditemukan warga di pelabuhan umum, Merupakan bagian dari Eskadron Pantserwagens atau Skadron tank satuan kaveleri belanda”.

Tank tersebut merupakan peninggalan Angkatan Darat Belanda, Pada masa pemerintahan Netherland New Guinea belanda di papua. Oleh belanda, Merauke dijadikan pusat pemerintahan sekaligus pusat pertahanan untuk pesisir selatan papua dalam menghadapi kampanye pengembalian irian barat oleh presiden soekarno.

Menurut Hari, Tank tersebut penemuan baru. “Balai arkeologi papua pada tahuna 2010 pernah melakukan penelitian peninggalan belanda di merauke, Tetapi tidak menemukan tank.” Katanya kepada Kembarkiukiu.net.

Secara fisik, Dilihat dari foto yang sudah beredar. Itu adalah tank Sherman buatan Amerika Serikat. Pada waktu itu, Selesai perang dunia II. Belanda banyak mendapat peralatan militer dari Amerika.

Tank M4 Sherman atau medium tank yang dibuat oleh amerika.

“Tank ini untuk menghadapi pasukan indonesia yang diperkirakan akan mendara di Merauke pada waktu kampanya pengembalian irian barat ke NKRI. Pada waktu itu, Indonesia di bawah presiden Soekarno, Banyak memiliki tank buatan Uni Soviet.”

Pada waktu itu, Lanjut dia. Pemukimam belanda dan pusat pemerintahan berada di sekitar pelabihan Merauke atau di wilayah yang sekarang ini dikenal sebagai kelurahan Maro.

“Belanda pada waktu itu membangun berbagai fasilitas seperti kantor pos, Pelabuhan, Rumah dinas untuk pegawai belanda, Gereja, Sekolah. Serta dilengkapi fasilitas militer termasuk tank yang didatangkan langsung dari belanda.” katanya.

Lebih lanjut, Belanda menata tata ruang pada waktu itu meniru amsterdam. Dengan banyak kanal atau saluran air untuk mengendalikan banjir karena permukaan tanah yang belakangan disebut sebagai wilayah adat Anim Ha (Sejajar dengan permukaan laut).

Belanda meninggalkan merauke pada 1 mei 1962. Sementara, Tank yang ditemukan warga tersebut memang sengaja dikubur agar tidak dimanfaatkan oleh militer indonesia.

“Karena pada waktu itu tidak ada kapal pengangkut yang datang ke merauke. Tank yang ditemukan itu merupakan bukti sejarah dan harus dilestarik. Kelurahan Maro merupaakan kota tua merauke. Masih terlihat rumah=-rumah peninggalan belanda, Kantor pos, Dan sebagainya” Ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *